Gerakan 1000 Buku Bacaan untuk Anak Jalanan

Buku adalah gerbang ilmu pengetahuan, begitulah sebuah skema mengemukakan betapa pentingnya keberadaan buku.

Kegiatan Bakti Sosial KOPAJA

Bakti sosial sekaligus sosialisasi perdana kegiatan KOPAJA.

Belajar Gerakan Sholat

Menanamkan kepada anak-anak pentingnya menegakkan sholat sejak dini.

Hasil Karya Anak-anak

Membebaskan ekspresi dan kreasi anak-anak, dan mengarahkannya kepada hal yang positif.

Pesantren Kilat Anak Jalan

Bersama dalam canda dan tawa, mengisi ruhiyah anak-anak dalam kehangatan Ramadhan.

Tampilkan postingan dengan label Dokumentasi Kegiatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dokumentasi Kegiatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Januari 2014

Pelatihan Calon Relawan KOPAJA di Museum Mandiri


"Brum, brum...." Sebuah motor Scoopy terparkir di parkiran belakang Museum Mandiri Jakarta. Dengan terengah-engah orang tersebut segera turun sambil membawa sekardus Air Mineral.

Satpam menghampirinya, "Maaf Pak ada acara apa ya, pagi-pagi begini sudah datang?"

"Acara KOPAJA Pak, Komunitas Peduli Anak Marjinal. pak wagimannya ada g?"

pak Satpam pun menunjuk seseorang yang sedang duduk sambil menyembunyikan wajahnya dengan topi (Gaya banget ya, hehe).

"Öwalah, Pak Wagiman, kirain siapa..."

"Tempat  acara di Audio Visual kan, hayo mas kita ke depan" langsung kedua orang tersebut bergegas ke depan. ternyata belum di buka Museumnya.

sesudah pintu tempat acara dibuka, kemudian segala peralatan dan lampu mulai dinyalakan. Pak Wagiman memberikan instruksi tentang pemakaian layar In Fokus, dll. Jam sudah menunjukkan pukul 08:27 WIB, tiga orang panitia Carel (calon relawan) ternyata baru sampai ke tempat acara.

Sebelum hari acara, malamnya dari pihak panitia mengirim pesan ke semua jajaran pengurus "KOPAJA" sebagai berikut :
"Assalamuálaikum, mengingatkan agenda besok sudah samapai di TKP jam 07:30 WIB, paling telat. atau denda RP. 150,- permenit!!......"

Mantap gak tuh pesan, sedangkan jam sudah menunjukan 07:30 WIB, yang hadir baru empat orang, sisannya kena denda, termasuk bagian Konsumi.

***

Peserta mulai berdatangan, dua orang, hingga beberapa sudah duduk manis menanti mulainya acara carel tersebut. Panitia sibuk menanta meja register, juga kotak makanan. yang sisannya mempersiapkan komputer untuk prsenteasi, dan  menghubungi pembicara yang ternyata belum datang.
Moderator, Abang Khairudin

Jam sudah menunjukan kurang lebih pukul 10:00 WIB, sebuah musibah ternyata terjadi, motor yang dinaikinya ternyata mengalami pecah ban, dan pembicarapun menaiki kereta hingga ke stasiun kota. pembicara itu bernama Pak Slamet Priyono, orangnya gigih. Dengan mengenakan tas punggung beliau berjalan dengan mantapnya. Sang MC acara Abang Ariri yang gak begitu kece juga, memulai acaranya. Di awali dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qurán, kemudian sambutan dari ketua pelaksana Abang Bani, dan ketua umum KOPAJA Kak Lisfatul. Tidak begitu lama Moderator pembicara Abang Khairudin sudah siap-siap di panggung memberika arahan kepada peserta, serta membuka segmen pemberian materi. Pak Slametpun dengan semangat memberikan materi juga motivasi.


PEserta Mendengarkan Pembicara (Pak Slamet)

Salahsatu materi yang diberikan adalah tentang "5 KUNCI SUKSES". apa saja 5 kunci sukses itu? beliaupun menjabarkan:
yang pertama adalah tentang SEMANGAT.
Yang kedua adalah tentang AKTIF.
Yang ketiga adalah tentang BUKA HATI.
Yang keempat adalah tentang KONSENTRASI, dan
yang kelima adalah GEMBIRA
PAk Slamet memberikan materi kepada peserta Calon Relawan  KOPAJA

semua peserta menyimak dengan baik, juga senang.
***
Abang bani, Ketua pelaksana juga perwakilan penyerahan piagam kepada Pak Slamet 

Hari sudah siang, sebentar lagi adzan dzuhur. Acara masih berlangsung dengan khidmat. para panitia ada yang mondar-mandir entah apa saja yang dikerjakannya, juga bebrapa masih asik mendengarkan. Beberapa peserta ada yang tertawa mendengarkan materi dari Pak Slamet.

Akhirnya sudah sampai pada penghujung acara, segmen tanya jawab sudah dimulai. hanya dengan dua pertanyaan saja acara materi tersebut sudah usai. Panitia dan peserta bergegas menunaikan sholat; sebagian ada yang jalan-jalan melihat suasana museum mandiri, juga hanya menunggu di dalam ruangan acara. Tidak lupa bagian konsumsi membagikan kotak makanan kepada peserta.


Anak-anak didik KOPAJA mementaskan pertunjukan bernyanyi


Istirahat dimulai dari jam 01:00 an hingga jam setengah 2 an. Kini saatnya pementasan anak-anak dari kebayoran, anak-anak didik KOPAJA yang imut, juga agak bandel, hehe. Tapi tidak membuat mereka jenuh di dalam acara tersebut. berantusias untuk tampil seakan mereka adalah idola yang ditunggu-tunggu (Imajinasi yang berlebihan), dengan diiringi musik oleh Abang Rifki dan Abang Oki.

PEngiring anak-anak, ABang Rifki, dan Abang Oki

Di penghujung acara ada pengenalan Job Descriptions dari masing-masing Divisi, juga mengenalkan semua anggotanya. ditambah dengan tanya jawab.

Semua acara sudah dilaksanakan, Carel sudah resmi menjadi Relawan KOPAJA Jakarta. Acara ditutup dengan doa, dan berphoto-photo bersama. Pergi dan pulang membawa semangat, walau lelah namun ada impian dan harapan dari tiap relawan.

Bersama KOPAJA "Meraih Cita dengan Cinta" :)

Senin, 20 Januari 2014

BAKSOS ANSOS POLITEKNIK NEGERI JAKARTA DI KOPAJA

Komunitas Peduli Anak Marjinal (KOPAJA), Jakarta --- Ahad (19/01) pagi hari seluruh kota Jakarta basah terguyur hujan sedang, mungkin sebagian masyarakat memanfaatkan hari libur ini untuk beristirahat atau berkumpul dengan keluarga. Namun di beberapa sudut kota rekan-rekan pengurus KOPAJA sudah bersiap-siap berangkat mengemban misi untuk mengajar anak-anak di lapak kebayoran. Dua sahabat kembar tapi tidak seakur yang dibayangkan yaitu Abang Ariri dan Abang Riyan sudah bergegas dengan motor matiknya menuju lapak tercinta. Beberapa sahabat juga sudah bergegas berangkat, walau sebagian terhambat oleh derasnya hujan dan banjir yang melanda ibukota belakangan ini, tapi tidak menyurutkan semangat untuk menyusul.

Awan masih mendung pekat, kemungkinan akan hujan besar. Ahad ini agak istimewa, sahabat-sahabat KOPAJA ternyata akan kedatangan tamu dari ANSOS (Anjangsana Sosial) POLITEKNIK Negeri Jakarta yang akan mengadakan Bakti Sosial ke Lapak KOPAJA Kebayoran. mereka berangkat menggunakan Bus KOPAJA dengan jumlah relawan sekisar 25 orang beserta barang-barang baik itu berupa makanan bungkus, speaker, alat musik, dan lainnya. Dengan jas almamater kuningnya, mereka hadir untuk mengajar dan memberikan hiburan kepada anak-anak didik KOPAJA. Di luar mushola walau hanya menyaksikan jalannya acara, pengurus-pengurus KOPAJA merasa senang akan kehadiran para Mahasiswa dari ANSOS Politeknik NJ tersebut. Yang terpenting adalah anak-anak merasa puas, serta mendapatkan manfaat dengan adanya  acara BAKSOS tersebut.

Jam sudah mendekati jam 12 siang, namun awan tetap mendung. para pengurus ANSOS menyudahi acara mereka. Bingkisan untuk anak-anak sudah dibagikan, pemberian piagam penghargaan untuk KOPAJA di wakili oleh Abang Bani pun terlaksana, kemudian diakhiri doa terlantunkan; hanya tinggal kata perpisahan yang belum terucap. Di luar mushola, para pengurus ANSOS mengadakan photo bersama dengan sebuah spanduk terbentang bersama pengurus KOPAJA. Kak Chici, Kak Ami, Kak Amanah, Abang Ariri, ABang Riyan, Abang Bani, Abang Reza, Abang Nizam serta Abang Azzam mulai merapat (Biasa narsis dikit, hehe).

Setelah sholat dzuhur berjamaah, Muhairi Ihsan yang biasanya disapa Ihsan sebagai ketua pelaksana memberikan beberapa statment mengenai acara yang mereka adakan, serta kesan-kesan mereka mengenai KOPAJA itu sendiri. selama berbincang-bincang dengan salahsatu pengurus KOPAJA, beliau menyatakan bahwa program BAKSOS tersebut merupakan program baru tahun 2014 ini. Program-program ANSOS terfokus kepada anak-anak yang kurang mampu, yang memang membutuhkan bantuan. Visi dan misi ANSOS sendiri adalah mencerdaskan bangsa, dan untuk saling berbagi, salahsatunya dengan KOPAJA (Komunitas peduli anak-anak Marjinal) Jakarta . kesan -kesan rekan ANSOS terhadap acara tersebut adalah walau dengan suasana sederhana, apa adanya. "Khorunnas 'anfa'uhum linnas, moga kita adalah orang-orang yang bermanfaat bagi kalangan masyarakat banyak," ujar Kak Ihsan yang juga sebagai ketua pelaksana dari acara BAKSOS tersebut mengakhiri pembicaran. Semua mahasiswa POLITEKNIK Negeri Jakarta yang tergabung di ANSOS sudah mulai meninggalkan lapak Kebayoran dengan wajah senang dalam berbagi kebahagiaan dengan anak-anak didik KOPAJA Jakarta. [JARIN-KOPAJA]


Selasa, 29 Oktober 2013

Perpustakaan Keliling KOPAJA

Bismillahirrahmanirrahim ...




Puji dan syukur lagi-lagi tak pernah luput dari kami atas segala cinta dan kasih Tuhan Yang Maha Pengasih.

Sehubungan dengan pemberian buku-buku dari Perpustakaan Nasional RI kepada KOPAJA dan tanggung jawab KOPAJA atas termanfaatkannya buku-buku tersebut, maka KOPAJA membuat Perpustakaan Keliling.

Perpustakaan Keliling KOPAJA pertama kali dilaksanakan pada Minggu, 27 Oktober 2013 di Kawasan Wisata Kota Tua. Perpustakaan Keliling KOPAJA diadakan karena sampai saat ini KOPAJA belum memiliki tempat belajar. Selama ini kami hanya menggunakan musholah sebagai tempat belajar.

Sebagai agenda perdana, KOPAJA tidak menyangka atas sambutan dan antusiasme pengunjung Kota Tua yang mengetahui keberadaan Perpustakaan Keliling KOPAJA ini. Mulai dari pengguna jalan, pedagang, anak-anak yang mengamen, sampai pada petugas Kota Wisata mengapresiasi keberadaan Perpustakaan Keliling KOPAJA.

Dalam waktu tiga setengah jam, yakni pukul 13.30-17.00, sudah lebih dari 30 orang tercatat sebagai pengunjung yang membaca. Selebihnya, pengunjung melihat-lihat Perpustakaan Keliling KOPAJA sambil berbincang dan bertanya kepada relawan tentang KOPAJA.

Insya Allah agenda Perpustakaan Keliling KOPAJA akan berjalan satu kali dalam satu bulan di tempat-tempat wisata sekitar Jakarta.

Kami berharap semoga Perpustakaan Keliling ini bisa menjadi gerbang atas keberadaan perpustakaan dan tempat belajar permanen bagi KOPAJA. Amin. Semoga agenda Perpustakaan Keliling KOPAJA ini bisa berjalan konsisten. Amin.

Salam Peduli!
Semangat Merangkai Cita dengan Cinta!

Intip dokumentasi lengkapnya di sini :)

Buku-Buku dari Perpustakaan Nasional RI

Bismillahirrahmanirrahim ...

Puji dan syukur yang tiada ukur atas karunia yang Tuhan Berikan kepada KOPAJA.

Tepat 11 Oktober 2013 lalu, KOPAJA mendapatkan enam kardus buku dari Perpustakaan Nasional. Buku-buku pemberian Perpustakaan Nasional ini buah dari bantuan dan rekomendasi Ibu Venna Melinda, S.E  beberapa waktu lalu dalam program Gerakan 1000 Buku untuk Anak Jalanan.

Perpustakaan Nasional memberikan tanggung jawab kepada KOPAJA untuk mengelola buku-buku ini di perpustakaan komunitas. Akan tetapi, mengingat KOPAJA belum memiliki lahan tempat belajar yang menetap (selama ini kami menumpang di mushalah untuk mengadakan pembelajaran), maka insya Allah KOPAJA akan membuat Perpustakaan Keliling. Dicanangkannya Perpustakaan Keliling ini demi tanggung jawab kami dalam pemanfaatan buku yang telah diberikan Perpustakaan Nasional.

Pelaksanaan Perpustakaan Keliling KOPAJA sendiri insya Allah akan diadakan pada 27 Oktober 2013. Lokasi perdana yang akan kami kunjungi adalah Kawasan Wisata Kota Tua, Jakarta.

Mohon doa dan dukungan Kakak-Kakak dan Abang-Abang semuanya demi terealisasinya Perpustakaan Keliling ini.

Salam Peduli!
Semangat Merangkai Cita dengan Cinta!

Dokumentasi penerimaan buku-buku ini bisa dilihat di sini :)

Rabu, 09 Oktober 2013

MARI QURBAN! MARI BERBAGI KEBAIKAN!


Kopaja Jakarta mengajak kakak-kakak dan abang-abang semuanya untuk ikut berbagi kebahagiaan kepada anak-anak marjinal (pemulung, pengemis, dan pengamen) di Jakarta dengan ikut berbagi 1000 kebaikan qurban.


Donasi bisa dikirmkan ke BSM 0867044140 a.n. Erni Anggraini
Narahubung: Reza 08989129987



MARI QURBAN! MARI BERBAGI KEBAIKAN!





Senin, 04 Februari 2013

Cahaya untuk Anak Negeri; Gerakan Satu Buku Sejuta Cahaya untuk Pembuatan Perpustakaan Anjal


Alhamdulillah. Kopaja Jakarta bersama Dompet Dhuafa melakukan kerja sama dalam program Dompet Dhuafa "Cahaya untuk Anak Negeri, Satu Buku Sejuta Cahaya".


Dalam program ini, Dompet Dhuafa dan Kopaja Jakarta akan membuat sebuah perpustakaan dan taman bacaan untuk anak-anak pemulung, yatim piatu, dan dhuafa di bawah asuhan Kopaja Jakarta.

Jika teman-teman ingin menyisihkan rezekinya dalam rangka pencerdasan anak bangsa melalui buku, silakan salurkan donasi teman-teman ke no. rekening Management Training dompet Dhuafa:

BSM 0300078988 a.n. Tomy Satrio

BRI Syariah 1001339629 a.n. Tomy Satrio
Bank Muamalat 0176796161 a.n. Tomy Satrio
BCA 5040180623 a.n. Triara Wulan N.

Narahubung:


Dwi Putro: 085727087133

Triara     : 08159517050
Lisfatul    : 085717892235

Minggu, 09 Desember 2012

Silaturahmi Hj. Vena Melinda, S.E. Komisi X DPR RI dengan KOPAJA

Alhamdulillahirabbil 'aalamin.

Rabu, 5 Desember 2012, KOPAJA baru saja kedatangan tamu besar dari anggota dewan. Tamu KOPAJA adalah Ibu Hj. Vena Melinda, S.E.  yang kini menjabat sebagai anggota dewan di Komisi X DPR RI. Kedatangan Ibu Vena ke KOPAJA adalah dalam rangka program kerja Komixi X. Di Komisi X yang mengelola bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Ibu Vena memegang spesialisasi mengurus pendidikan untuk anak-anak marjinal. Oleh karena itu, KOPAJA yang pada dasarnya mencanangakan pendidikan untuk anak-anak marjinal, anak jalanan, anak yatim, dan kurang mampu, menjadi sasaran Ibu Vena dalam kunjungan kerjanya.

Acara silaturahmi ini dilaksanakan di Mushalah al-Ikhlas, mushalah kecil tempat adik-adik KOPAJA biasa belajar dengan para relawan dan pengurus. Di mushalah kecil ini berkumpul 52 anak yang terdiri dari anak pemulung, anak yatim piatu, anak kurang mampu dan anak-anak yang berprofesi sebagai joki 3 in 1.

Silaturahmi yang dimulai pukul 15.00 WIB berlangsung dengan sederhana namun mengesankan. Anak-anak menunggu Ibu Vena dengan bermain dan membaca buku bersama. Kedatangan Ibu Vena disambut dengan senyuman adik-adik KOPAJA dan kehangatan kakak-kakak KOPAJA.

Ibu Vena datang bersama seorang adiknya, dan dua orang rekannya yang mana salah satunya adalah Bapak Heri Lontung Siregar, sesama anggota dewan di Komsi X DPR RI. Dalam kesempatan kali ini, Ibu Vena memberikan sejumlah bingkisan kepada anak-anak, seperti kaos, tas, snack, makan malam, dan sejumlah uang. Tak hanya itu, Ibu Vena juga memberikan dua buah rak buku yang berisi buku-buku bacaan, buku tulis, buku gambar, spidol warna, pulpen, papan tulis, dan mainan edukatif untuk membantu proses PKBM adik-adik KOPAJA.

Terima kasih kepada Ibu Vena atas kunjungannya di KOPAJA. Semoga yang diberikan Ibu Vena bisa bermanfaat dan berkah bagi kita semua. Jazakillah khair. Semoga Allah membalas kebaikan Ibu Vena dengan kebaikan lain yang setimpal :)

Ketua KOPAJA, Ibu Vena dkk sedang berbincang dengan adik-adik KOPAJA

Penyerahan bantuan dari Ibu Vena kepada Ketua KOPAJA secara simbolis

Ibu Vena membagikan langsung bingkisan kepada adik-adik KOPAJA

Semuanya berdoa dengan khitmat, berharap keberkahan dari harta yang dikeluarkan dan didapatkan :)

Salah satu lemari pemberian Ibu Vena yang sudah dirakit



Kakak-kakak KOPAJA dan Ibu Vena berfoto bersama sebelum Ibu Vena pulang

100 Buku untuk KOPAJA dari Universitas Pancasila


Semarak Gerakan 1000 Buku untuk Anjal yang diadakan KOPAJA ternyata terdengar luas hingga ke Depok. Sejumlah mahasiswa dari Universitas Pancasila menghubungi Ketua Pelaksana Gerakan 1000 Buku untuk Anjal untuk menjalin kerjasama dengan KOPAJA.

Dalam kesempatan kali ini, para mahasiswa yang tergabung Ikatan Senat Universitas Pancasila datang ke Lapak Pemulung untuk menyerahkan 100 buku pelajaran untuk menambah jumlah donasi buku dalam Gerakan 1000 Buku untuk Anjal. Selain menyerahkan 100 buku, mahasiswa Universitas Pancasila juga menyerahkan sejumlah bingkisan untuk adik-adik KOPAJA.

Semoga buku dan bingkisan yang sudah diberikan mahasiswa Universitas Pancasila bisa bermanfaat dan berkah bagi adik-adik KOPAJA :)

Mahasiswa Universitas Pancasila khitmat mendengarkan sambutan dari perwakilan salah satu mereka



Adik-adik dan Kakak-kakak KOPAJA berfoto bersama mahasiswa Universitas Pancasila ^^

Senin, 22 Oktober 2012

KOPAJA Go Public (2); Bersama Majalah Hidayah

Alhamdulillahirabbil 'aalamin.

KOPAJA kembali terekspos media. Salah seorang wartawan dari Majalah Hidayah menghubungi Ibu Ketua, Lisfatul Fatinah untuk meliput kegiatan KOPAJA dan mewawancarai seluk beluk KOPAJA.

Profile KOPAJA dapat dibaca oleh teman-teman di Majalah Hidayah edisi Ramadhan 1433 H/Agustus 2012 dalam rubrik Syi'ar, halam 114-117.

Ayo dibeli atau dicari majalahnya dan baca tentang KOPAJA di sana ^_^


Minggu, 21 Oktober 2012

Gerakan 1000 Buku Bacaan untuk Anak Jalanan



Buku adalah gerbang ilmu pengetahuan, begitulah sebuah skema mengemukakan betapa pentingnya keberadaan buku. Dalam pendidikan formal maupun nonformal, tidak adanya buku bacaan sebagai salah satu media pembelajaran, kadang menghambat proses belajar. Hal ini kerap kali terjadi pada anak-anak kurang mampu untuk membeli atau memperoleh buku bacaan yang diperlukannya, seperti anak-anak jalanan, dhuafa, dan yatim piatu.

Keadaan di atas membuat kami, KOPAJA (Komunitas Peduli Anak Jalanan), untuk bergerak mengumpulkan buku-buku bacaan yang dapat menunjang perkembangan ilmu pengetahuan anak-anak jalanan, dhuafa, dan yatim piatu. Pengumpulan buku yang kami beri nama Gerakan 1000 Buku Bacaan untuk Anak Jalanan ini semoga dapat membantu anak-anak yang kurang mampu agar tetap mendapatkan bacaan yang mendidik. Selain itu, Gerakan 1000 Buku Bacaan untuk Anak Jalanan ini juga untuk memperingati satu tahun berjalannya komunitas ini.

Dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk (1) menyediakan buku bacaan yang bermanfaat untuk anak-anak jalanan, (2) mengenalkan budaya membaca buku pada anak-anak jalanan, (3) Meningkatkan minat baca anak-anak jalanan, (4) Memperingati satu tahun berjalannya KOPAJA.

Sasaran dari kegiatan Gerakan 1000 buku untuk Anak Jalanan ini adalah 10 lembaga di Jakarta, Depok, dan Bogor yang menampung anak-anak jalanan dan yatim piatu.

Insya Allah kegiatan ini akan dilaksanakan pada:
Hari        : Setiap Sabtu-Ahad
Tanggal   : 2 Maret s.d. 7 April 2013
Tempat   : 10 lembaga di Jakarta, Depok, dan Bogor yang menampung anak-anak jalanan dan yatim piatu

   1. Rumah Belajar KOPAJA
                   Lapak Pemulung, Kampung Sawah, Kebayoran, Jakarta Selatan
               2. Punk Muslim
                   Teriminal Pulo Gadung, Jakarta Timur
               3. Taman Baca Samudra
                    Jalan Samudra Jaya 002/02 Kel. Rangkap Jaya, Grogol, Depok
               4. Rumah Singgah SWARA
                    Jalan H.Kasman 002/05 No.17 Rawa Bunga Jatinegara
               5. Rumah Belajar TEKO FIP UNJ
                    Perapatan  Mega, Universirtas Negeri Jakarta, Rawamangun, Jakarta Timur
               6. Panti Sosial Marsudi Putra Handayani
                    Jalan PPA, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta
               7. Asrama Yatim Piatu Bogor
                    Citereup, Kampung Cibarogoh, Bogor
               8. Komunitas Anak Langit
                    Tangerang
               9. Rumah Singgah Bina Anak Pertiwi
                    Jalan Bacang No.46 Jatipadang Pasar Minggu, Jakarta
               10. Rumah Singgah Annur Muhiyam
                      Jalan Bukit Duri Tanjakan II No.9A, Tebet, Jakarta

Bentuk bantuan yang kami terima untuk menunjang kegiatan ini adalah 1000 Buku Bacaan bekas atau baru dengan syarat buku yang disumbangkan adalah:
- buku pelajaran sekolah SD-SMA
- buku anak-anak
- buku hiburan (novel/komik)
- majalah anak/remaja/keluarga
- tidak mengandung SARA dan pornografi

buku-buku ini dapat dikirimkan ke alamat Jalan Nurul Huda 004/09 No.12 Kel. Jati Pulo Kec. Palmerah Jakarta Barat 11430 a.n. KOPAJA (Komunitas Peduli Anak Jalanan).

Donasi uang yang dapat dikirimkan melalui rekening Bank Muamalat 0137749654 a.n. Kartika  Oktavia.

Info lebih lanjut:
0857-1789-2235 a.n. Lisfatul Fatinah Munir (Ketua Umum KOPAJA)
0857-8988-7409 a.n. Kartika Oktavia (Ketua Pelaksana G1000B)

Kenangan Pesantren Kilat Anak Jalanan 1433 H KOPAJA (Part 2)


Dug dug dug! Allahu Akbar, Allahu Akbar!

Alhamdulillah, waktunya berbuka :D Adik-adik berbuka dengan takjil, dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjamaah, lalu makan bersama.

Setengah jam makan, selanjutnya adik-adik berkumpul lagi. Sambil menunggu azan Isya, adik-adik mendengarkan materi singkat dari Kak Khaydar.

Azan Isya berkumandang. Waktunya khusyuk, shalat Isya dan teraweh berjamaah :D

Bergerak tanpa Batas dalam Keterbatasan

Selepas shalat Isya dan teraweh, adik-adik dapat materi dari Kak Senna, seorang pemateri yang memiliki keterbatasan dalam pengelihatannya. Adik-adik peserta semuaya terpana melihat kehebatan Kak Senna membawakan materi. Yaa, meskipun ada beberapa adik-adik yang tidur, kegiatan terakhir di hari pertama ini berlangsung sukses.

Kegiatan malam ini ditutup  dengan muhasabah oleh tiga orang teman-teman disabilitas netra; Kak Senna, Kak Rifki, dan Kak Oki. Semua hanyut dalam perenungan sebelum terdampar di pulau kapuk :D

Hari kedua. Lebih Semangat, Lebih Nikmat! :D

Hari kedua. Adik-adik bangun pukul 3.30 WIB. Kami makan sahur bersama dilanjutkan dengan shalat Subuh dan mendnegarkan ceramah dari Kakak Ustaz Khaydar sampai pukul 5.30. Setelah itu, adik-adik mempersiapkan diri untuk olahraga pagi. Olahraga pagi dan games pagi di lapangan masih dipimpin oleh Kak Tika. Games seru dan mengasikkan membuat adik-adik lupa mandi pagi ^_*

Semua adik-adik pergi mandi. Lalu, mereka sibuk mempersiapkan diri untuk acara selanjutnya, yaitu lomba azan untuk peserta laki-laki dan lomba busana muslimah untuk peserta perempuan.

Ini acara yang paling seru. Adik-adik yang azan banyak yang gugup. Ada yang salah urutan, salah melengking suaranya, sampai ada yang lupa lafaznya. Tapi itu semua tidak merusak suasana, karena semuanya tetap seru bersama keunikan adik-adik peserta. Acara dilanjutkan dengan lomba busana muslimah. Adik-adik peserta bersiap melenggok di depan para juri untuk menjadi juara. Siapa yang busananya syar’i, sopan, dan rapi adalah pemenangnya :D



Akhir yang Menyenangkan

Bersiap untuk pulang :D

Setelah lomba azan dan busana muslimah, adik-adik menyiapkan diri untuk pulang, semua tas dikumpulkan dan adik-adik duduk rapi di aula untuk menunggu pengumuman para pemenang sekaligus menerima bingkisan untuk semua peserta :)

Tepat pukul 10.10 WIB kami meninggalkan Villa Kathronan, adik-adik membawa sejumlah ilmu baru, kenangan baru, teman baru, dan bingkisan kecil dari KOPAJA. Di perjalanan, semuanya tepar, termasuk kakak-kakak KOPAJA dan UNJ.

Alhamdulillah ‘alaa kulli haal. Semua berjalan lancar dan menyenangkan. Semoga menjadi kegiatan yang barokah. Semoga Pesantren Kilat Anak Jalanan menjadi agenda rutinitas KOPAJA setiap tahunnya. Amin.


Salam cinta untuk tunas bangsa.
KOPAJA, merangkai cita dengan cinta! ^_^

Dokumentasi Sanlat Anjal KOPAJA bisa dilihat di sini

Kenangan Pesantren Kilat Anak Jalanan 1433 H KOPAJA (Part 1)



Alhamdulillahirrabbil ‘alamin. Segala puji dan syukur kami panjatkan atas cinta dan kasih sayang Allah swt. kepada langkah-langkah kaki yang tertatih untuk menempuh perjuangan ini, bersama anak-anak jalanan menuju cita yang Robbani, ilaa Allah Karim.

Tak ada perjuangan yang tak mudah. Bahwa setiap perjalanan menuju tempat indah pasti selalu diawali dengan perjalanan yang mendaki, menurut, terjal, berbatu, dan banyak liku. Demikian pula perjalanan KOPAJA yang masih seumur jagung ini, untuk memberikan manfaat lebih banyak lagi, persiapan menuju program Pesantren Kilat Anak Jalanan 1433 H ini penuh dengan tantangan. Waktu, kondisi, dan uang adalah tiga hal utama yang menjadi tantangan KOPAJA. Banyak kepala yang ada di sini, di jalan juang ini, bersinergi menuju satu visi; memanusiakan anak jalanan, menjadikan mereka manusia yang mengenal Allah dan bermanfaat bagi diri sendiri, lingkungan, dan agama.

Hampir dua bulan kami, KOPAJA, mempersiapkan agenda Pesantren Kilat untuk Anak Jalanan yang diadakan di Villa Kathronan, pada 28-29 Agustus 2012 lalu. Alhamdulillah, segala perjuangan dan lelah terbayar sudah. ^_^

Persiapan

Sebelum hari keberangkatan menuju Villa Kathronan, KOPAJA membersiapkan segala pernak pernik keperluan selama Pesantren Kilat ini; tempat, bingkisan, hadiah, konsumsi, tempat, pembicara, dan lain-lainnya dipermatang dengan sebuah realisasi dan pengorbanan waktu yang tak bisa digantikan.

Akhir yang baik adalah buah dari persiapan dan perjalanan yang baik. Untuk itu, KOPAJA berusaha sebisa mungkin menyiapkan segala hal yang terbaik untuk adik-adik anak jalanan ini selama mengikuti Pesantren Kilat Anak Jalanan 1433 H ^_^

Dua Hari yang Tak Tergantikan
Hari Pertama; Tertawa dan Menangis Bersama ^_^

Perjalanan kami mulai dari Lapak Pemulung, Kampung Sawah, tempat anak-anak pemulung binaan KOPAJA. Pukul 7.00 WIB kakak-kakak KOPAJA berkumpul di Lapak Pemulung. Pukul 8.30 WIB semua anak-anak masuk ke dalam bus yang kami siapkan untuk meluncur ke Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sebelum ke Villa Kathronan, Megamendung. Di UNJ, kami menjemput adik-adik binaan mahasiswa UNJ yang terdaftar sebagai peserta Pesantren Kilat Anak Jalanan 1433 H.
Tiga puluh anak jalanan berkumpul sudah. Mereka duduk manis di dalam bus yang akan membawa kami ke Megamendung, Bogor. Pukul 9.30 WIB kami siap meluncur ke Villa Kathronan ^_^
Perjalanan jauh selama di dalam bus ini diisi dengan saling sharing antara KOPAJA dan UNJ. Adik-adik kami? Mereka ada yang ngobrol, memainkan hape, dan kebanyakan di antara mereka tidur selama perjalanan :D

Kita sampai ^_^

Alhamdulillah, akhirnya kami sampai di Villa Kathronan pukul 11. 20 WIB. Adik-adik berhamburan ke sana ke mari, belum sempat terkendali. Sampai-sampai ada yang bertengkar antara adik KOPAJA dan UNJ >,< Tapi semua itu, terkendali ^_^

Pukul 11. 40 adik-adik berkumpul di aula untuk mendengarkan arahan dari Kak Tika, salah satu relawan KOPAJA. Setelah itu, adik-adik KOPAJA mempersiapkan diri menuju kamar masing-masing dan bersiap-siap shalat Zuhur berjamaah. Yang azan Zuhur saat itu adalah salah satu adik binaan KOPAJA.

Setelah shalat Zuhur berjamaah, adik-adik bersiap-siap mendnegarkan pembagian kelompok. Masih ingat tentang adik KOPAJA dan UNJ yang bertengkar? Di pembagian kelompok ini, adik-adik yang tadi bertengkar kami satukan dalam satu kelompok, agar mereka bisa memperbaiki hubungan mereka selama berkerja sama dalam kelompok.

Lomba Puzzle ^_*

Lomba puzzle kali ini tidak seperti menyusun puzzle biasa. Ada enam kelompok yang memegang enam puzzle yang berbeda. Enam set kepingan puzzle ini digabungkan dan adik-adik peserta harus mencari kepingan puzzle sesuai dengan papan puzzle yang mereka pegang. Kepingan puzzle yang salah diambil harus ditukar ke kelompok lain dengan siste, barter alias tukeran.

Jadi, dalam lomba menyusun puzzle per kelompok ini snagat dibutuhkan kerja sama, kejujuran, dan kecepatan. Yang pertama kali menyelesaikan susunan puzzle dengan benar adalah pemenangnya ^_^
Selesai lomba puzzle, adik-adik kembali ke kelompok masing-masing. Bersama dengan pembimbing kelompok, adik-adik memepersiapkan diri menghapal surat-surat pendek yang akan dilombakan kurang lebih 15 menit setelah kumpul kelompok.

Siapkan Hapalanmu! (/^,^)/

Ini bagian tegang-tegangan yang kedua. Adik-adik harus menghapal surat-surat pendek yang nanti akan dites secara acak oleh kakak-kakak juri.
Teng! Pukul 14.30 WIB. Adik-adik berkumpul kembali di aula untuk menyetor hapalan mereka. Ada reward untuk adik-adik peserta yang memiliki hapalan paling baik. ^_^
Selesai hapalan surat pendek, adik-adik yang tadi sudah tegang menyetor hapalannya kembali bersiap-siap melakukan shalat Ashar. Yang azan Ashar, lagi-lagi dari adik peserta.

Motivasi; tangisan dan semangat bermimpi!
Sehabis shalat Ashar, adik-adik peserta menghabiskan senja dengan mendengarkan materi dari Kak Sigit Kamseno. Materi kali ini tentang berani bermimpi. Jadi, sambil ngabuburit, sambil belajar, sambil merangkai mimpi ^_^

Mungkin karena materi yang dibawakan Kak Sigit sangat menggugah hati adik-adik, sehingga semua adik-adik peserta Pesantren Kilat Anak Jalanan 1433 H menitikkan airmata. Bahkan, banyak adik-adik peserta yang menangis sambil menyebut nama ibu mereka. Inilah senja yang menggugah. Antara mimpi dan airmata dikemas dalam obrolan yang membakar semangat nadi. Semoga Allah Memudahkan adik-adik menggapai mimpi :’)

Lalu, bagaimana, Kak, puasa adik-adiknya? Batal gak? Adik-adik bingung apakah puasa mereka batal atau tidak. Kak Tika menjawab, nggak batal, kalo air matanya gak ketelan. Adakah adik-adik yang menelan airmatanya? Alhamdulillah, ternyata tidak ada. It means, semua puasa mereka lancar-lancar saja :)
Setelah bersedu sedan bersama, ini saatnya adik-adik dibawa kembali ke suasana ceria :D

Di akhir waktu Ashar, Kak Tika yang memandu acara menyiapkan games yang seru untuk mencairkan suasana. Well, sore ini adik-adik semuanya kompak “habis nangis ketawa” ^_*

Pukul 17.00 WIB waktunya adik-adik bersih-bersih, lalu tadarus bersama sambil menunggu azan Maghrib tiba dan berbuka puasa bersama. Sementara adik-adik peserta tadarus, kakak-kakak KOPAJA dan UNJ menyiapkan takjil dan makanan untuk berbuka. (bersambung…)

Pesantren Kilat Anak Jalanan


Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah dan rahmat-Nya. Kedatangannya dinantikan oleh setiap umat Muslim di dunia tanpa mengenal batasan golongan. Umumnya, mereka mengharapkan kedatangan bulan ini sebagai sarana untuk semakin mengenal agamanya, mendekatkan diri kepada Allah dan mengasah jiwa derma terhadap sesama. Terdapat ribuan bahkan lebih anak-anak yang dititipkan Allah yang Maha Penyayang dalam keluarga yang kurang beruntung. Mereka memiliki kekurangan secara ekonomi untuk menikmati hajat tahunan ini. Kesenangan, bermain, belajar, dan mengenal adalah hal yang seharusnya mereka dapatkan di bulan suci ini. Namun, jika keterbatasan itu menjadi pemutus maka dibutuhkan sebuah jembatan untuk menyambungnya.

Komunitas Peduli Anak Jalanan (KOPAJA) memiliki salah satu misi untuk meningkatkan kualitas iman dan taqwa anak jalanan. Melalui misi KOPAJA yang satu ini kami mengajak dan merangkul seluruh masyarakat dari berbagai lapisan untuk turut serta berpartisipasi dalam acara “Pesantren Kilat Ramadhan; Silaturahmi Anak Negeri Menuju Titian Kasih Ilahi”. Kegiatan ini membawa anak-anak untuk lebih mengenal ciptaan Allah melalui alam dan memupuk tali silaturahmi antar anak jalanan melalui konsep pesantren.

Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak jalanan mampu merasakan kebersamaan Ramadhan yang sesungguhnya. Selain itu, dengan adanya kegiatan ini anak-anak jalanan mau lebih mengenal Allah. Selain itu, dengan diadakannya Pesantren Kilat Anak Jalanan ini, kami dari KOPAJA memiliki tujuan untuk (1) meningkatkan kualitas iman dan taqwa anak jalanan melalui kegiatan yang menarik dan bermanfaat, (2) mengenalkan anak jalanan tentang indahnya kebersamaan dalam tali silaturahmi, (3) memupuk rasa persaudaraan dan sosial antar anak jalanan. Sesuai dengan nama acara kami, kegiatan Pesantren Kilat Anak Jalanan ini memiliki sasaran anak-anak jalanan yang ada di Jakarta, entah itu anak jalanan binaan KOPAJA maupun tidak.

Bentuk kegiatan yang insya Allah akan kami lakukan dalam Pesantren Kilat Anak Jalanan ini adalah berbagai acara yang mampu menumbuhkan sikap peduli dan kompetitif, seperti pemberian materi utama, games edukatif, dan lomba-lomba islami. Insya Allah kegiatan ini akan dilaksanakan pada:
Hari, Tanggal      : Sabtu-Ahad, 28-29 Juli 2012
Waktu                  :  Pukul 10.00-selesai
Tempat                : Villa Kathronan
Alamat                : Megamendung, Bogor

Kepada teman-teman yang ingin ikut berpartisipasi, silakan hubungi Lisfatul Fatinah (085717892235), Ahmad Hubbani (08979714248) ^_^

Donasi teman-teman bisa disumbangkan melalui Bank Muamalat 0137749654 a.n. Kartika Oktavia
Semoga kegiatan ini bermanfaat dan barokah. Mari merangkai cita dengan cinta! ^_^

Senin, 18 Juni 2012

KOPAJA Go Public

*Oleh : Lina Setyaningsih

Jumat, malam yang menjadi berkah untuk semua umat, termasuk kami, para kru KOPAJA. Sebuah berkah kami mendapat kehormatan agar ibu Ketua menyampaikan segala hal tentang KOPAJA di acara on air, RRI tanggal 15 Juni 2012 jam 22.15 WIB.

Meski pada awalnya ibu Ketua (Lisfatul Fatinah)gugup, akhirnya beliau bisa menjawab semua pertanyaan yang diajukan penyiar dan para pendengar yang berasal dari Jakarta, Natuna, bahkan sampai Singapura.

Sejatinya, pendidikan menjadi hak setiap manusia untuk menjadi lebih baik. Bisa menyukseskan dirinya, orang lain, keluarga, agama, dan bangsanya. Tidak boleh ada pilih kasih dalam memberikan pendidikan maupun pengajaran. Bahkan, untuk anak-anak jalanan sekalipun. 

Semoga dengan publikasi KOPAJA di RRI, kami bisa semakin eksis dan menggugah hati masyarakat untuk peduli pada anak-anak jalanan.

Semoga pula, semangat Ketua KOPAJA yang masih muda dan baru berusia 20 tahun ini bisa memberikan motivasi, inspirasi, dan pelecut semangat kita semua untuk berbuat yang terbaik untuk bangsa ini. Karena hakikinya, pendidikan yang ada, dianugerahkan untuk semua insan. 

Akhirnya, terima kasih pada siapapun yang memberikan info tentang KOPAJA kepada pihak RRI untuk wawancara. Semoga amal ibadah, kebaikan, dan keselamatan selalu tercurah padanya.

Mari, bersama membangkitkan kembali mimpi anak negeri agar gegas menjadi aktualisasi. 


#Pondok Aren, 18 Juni 2012



*Penulis: Lina Setyaningsih. Merupakan staff Menteri Pendidikan di KOPAJA, yang juga berkiprah sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan FLP Ciputat; Redaktur Majalah Muzakki, Koordinator Serambi Sastra, dan Ketua AKSS ( Anjangsana Komunitas Serambi Sastra)


Senin, 11 Juni 2012

Persiapan Kakak-kakak KOPAJA untuk acara BAKSOS

Bismillahir rahmaanir rahiim....

Alhamdulillah sebelum BAKSOS akan dilaksanakan kami terlebih dahulu melakukan rapat sesama anggota meskipun hanya beberapa orang saja tetapi tidak menyurutkan langkah kami untuk terus membuat kebaikan.


Foto ini diambil saat kami sedang bertanya-tanya seputar kondisi di kampung pemulung, ibu itu adalah ketua atau bos di kampung pemulung. Beliau mengatakan kalau di sana banyak anak-anak yang mulung, ngamen, dan kondisi mereka memprihatinkan... :(

Sahabat KOPAJA... kalian bisa melihat tempat ini, tempat inilah yang dinamakan kampung pemulung. Letaknya ada tepat di belakang mall gandaria city.

Dan kalian akan melihat begitu mencengangkan, diantara rumah-rumah yang para penduduk pemulung kalian juga disuguhkan suasana gedung pencakar langit tepat berdiri kokoh di belakang rumah mereka.



Di kampung pemulung untuk lagi-dan lagi rapat untuk BAKSOS... :))






Wahhhh.... Alhamdulillah semakin lama semakin banyak yang datang untuk membantu acara KOPAJA... Kalau semangat begini terus dijamin KOPAJA akan lancar jaya... Ayo teman-teman semuanya semangaaaaaaaaaat... :))



H-2 menjelang BAKSOS dan Launching KOPAJA.. Siap-siap bungkus-bungkus sembako yang akan dibagikan oleh ibu-ibu pemulung, di kampung pemulung... :))









Ini semua sembakonya sudah selesai dibungkus-bungkus... Alhamdulillah yaaaa... :))








Nah sekarang kami sedang menyiapkan paper bag untuk anak-anak jalanan.. Isinya ada buku, alat tulis, baju muslim, baju muslimah dan lain-lain... Semoga mereka senang semuaa... :)) Aamiin....